Aside

IRT 2016

Tahun 2016 ini aku full jadi Ibu Rumah Tangga. Setelah sebelumnya mantap melaksanakan shalat untuk meminta petunjuk Allah, akhirnya aku melepaskan status pegawai swastaku dan mengemban status baru, Ibu Rumah Tangga. Suamiku paham bahwa aku bukanlah pribadi yang betah ditinggal di rumah dan diam begitu saja. Maka ia memfasilitasi diriku dengan laptop, mendorongku untuk selalu menulis. Maka dimulailah kegiatan menulisku, menulis draft kasar novelku yang entah mengapa tidak pernah selesai, padahal draft kasar novel itu menumpuk di database laptopku dan otakku.

Tidak hanya itu, suamiku juga memasukkan diriku kedalam kelas menjahit yang awalnya alergi untuk kulirik. Menjahit? Big No! Kemampuan lelembut itu tidak cocok untuk diriku yang lebih suka memanjat pohon! Tapi apalah daya? Perintah suami, terpaksa kujalani. Dan tak lama, aku pun mulai tenggelam dalam dunia jahit menjahit, apalagi saat aku mulai menjahit baju untukku sendiri.

Kemampuan lelembut itupun membuatku untuk melirik keterampilan lainnya: merajut, merenda dan menyulam. Dan entah mengapa aku mulai tertarik untuk mempelajari semua keterampilan itu. Suamiku membelikanku beberapa buku keterampilan itu dan mendorongku untuk mempelajarinya. Tentu aku senang bukan kepalang, alangkah senangnya kalau keterampilan itu mampu menghasilkan uang. Aku larut dalam kesenanganku dan menghasilkan uang, ditambah lagi aku tidak menelantarkan keluargaku. Hal yang luar biasa kan?

Sepertinya tahun 2016 ini tidak akan menjadi tahun yang membosankan bagiku. Ada begitu banyak hal yang ingin kulakukan: menyelesaikan novelku, menyelesaikan semua draft cerita yang kubuat, mempelajari keterampilan baru dan mengaplikasikannya untuk keluarga kecilku. Tapi tentu saja yang terutama, aku harus secepatnya memperbaiki laptopku yang rusak dan membeli mesin jahit.


 

Catatan kecil: Sampai tanggal 13 Januari 2016 masih belum beli mesin jahit. Tapi dapat warisan mesin jahit sekaligus mesin obras dari orang tua.  Memang gak dipakai lagi, jadi dapet warisan juga gak masalah.

Dan laptopnya enggak diperbaikin, tapi dapet warisan laptop dari adekku yang emang gak pernah dipakai lagi. Dia udah punya macbook jadi males balik lagi ke merek yang lain. Dasar sombong 😛

Advertisements

One thought on “IRT 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s