Our Continued Story – Episode 01

Ini adalah sebuah cerita kolaborasi hasil karya IOC Writing Kreatif dimana kata terakhir dari cerita sebelumnya akan menjadi kata pertama bagi cerita selanjutnya. Cerita ini ditulis oleh Nadita Zairina. Silahkan dinikmati.


Yang terhormat Tuan Kirkland,

Malam ini saya akan datang ke kediaman anda. Rumor mengatakan bahwa putri anda yang menawan memiliki batu permata yang juga sangat menawan. Malam ini saya akan datang untuk memastikan kecantikan putri anda dan mengambil batu permata yang menawan itu.

Hormat saya,
Gentleman Thief
.
.
.

Seorang pria berumur baya meremas secarik kertas bertulis surat tersebut. Wajahnya geram.

“Apakah kau yakin bahwa pencuri itu tak akan bisa mencuri permataku?!”

“Kami akan mengusahakan yang terbaik. Tapi anda tahu sendiri Mr. Kirkland, Gentleman Thief itu pencuri cerdik yang selalu bisa lolos dari polisi,” Inspektur polisi menjelaskan dengan terbata.

“Tentu saja kalian tak bisa menangkap pencuri itu. Penampilan kalian saja tak meyakinkan,” ujar Mr.Kirkland meremehkan. Matanya menatap rendah sepasukan polisi pengawal.

“Terutama kamu!” Mr. Kirkland tiba-tiba saja menunjuk seorang polisi muda berkacamata.

“Disenggol sedikit aku yakin kamu langsung jatuh,” Mr. Kirkland masih mencela. Sang polisi muda cuma mampu tersenyum hambar.

“Sudah… sudah Mr. Kirkland. Sudah hampir tengah malam, lebih baik kita langsung mulai berjaga,” sang Inspektur menengahi.

Mr. Kirkland masih belum puas tetapi tidak membantah. Para polisi menyebar ke seluruh penjuru rumah, menempati pos mereka masing-masing. Tidak ada hal yang aneh.
.
.
.

Polisi muda berkacamata itu berjalan menyusuri lorong rumah yang sepi. Mungkin Dewi Fortuna memang sedang tersenyum padanya, dirinya ditugaskan untuk berjaga tepat di depan kamar putri Mr. Kirkland. Kepalanya menoleh ke kanan kiri sebelum akhirnya mengetuk pintu kamar milik putri Mr. Kirkland.

Tok tok tok

“Silahkan masuk,”

Polisi muda tersebut masuk ke dalam kamar tersebut. Kamar itu gelap, lampunya dimatikan. Akan tetapi pintu balkon kamar tersebut terbuka lebar, angin malam memasuki kamar tersebut. Seorang gadis berdiri dengan anggun dilatar belakangi oleh pintu balkon dan pemandangan langit malam.

“Nona, saya bertugas untuk melindungi anda dan batu permata milik anda,” ujar polisi muda itu sambil menyentuh tepi topi polisi miliknya.

Sang gadis hanya terdiam.

“Hampir tengah malam. Jika anda menyerahkan batu permata itu kepada saya, akan saya pastikan Gentleman Thief tidak akan pernah melukai anda,”

Sang gadis tersenyum. “Gentleman Thief tidak akan melukai saya,”

“Bagaimana anda bisa yakin?”

“Karena ia sudah datang dan menemuiku,”

Sang polisi muda terkejut. “Nona, sebaiknya anda serahkan batu permata itu dan-“

Ucapan polisi muda itu terpotong. Sang gadis berjalan mendekati sang polisi dan mendekatkan wajahnya ke wajah polisi tersebut.

“Mr. Gentleman Thief, saya yakin anda adalah orang tersebut. Jadi anda tidak perlu menyamar menjadi polisi lagi,”

Polisi muda tersebut awalnya terkejut tapi langsung menguasai diri dan tersenyum tenang.

“Bagaimana anda tahu bahwa saya adalah Gentleman Thief?”

“Saat anda pertama kali melihat saya, mata anda menunjukkan rasa tertarik dan memandang penuh selidik pada wajah saya dan permata ini,” jelas sang gadis sambil menyentuh permata yang disematkan di bagian depan gaunnya.

Sang polisi muda atau tepatnya sang Gentleman Thief hanya bersiul kagum.

“Saya akan menyerahkan batu permata ini kepada anda. Tanpa anda perlu merasa bersusah payah,” ujar sang gadis jelas.

Mr. Gentleman Thief menaikkan salah satu alisnya. Merasa tertarik.

“Dengan syarat, anda juga harus membawa saya pergi dari sini,” gumam sang Gadis.

masih berlanjut…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s