Si Penghuni Mars

“Sekarang tidak ada suara apa-apa sama sekali. Baru kali ini aku sadar betapa sunyinya Mars. Mars dataran tidak bertuan tanpa atmosfer apapun yang bisa menghantarkan bunyi. Aku bisa mendengar detak jantungku sendiri.” -Mark Watney pada Sol 449


Judul buku Asli   : The Martian
Judul buku terjemahan : Si Penghuni Mars

Pengarang  : Andy Weir

Alih bahasa : Rosemary Kesauly

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit beserta cetakannya : Cetakan Pertama, tahun 2015

Dimensi buku : 528 halaman, 20 cm

Harga buku : Rp 99.500 (06 Febuari 2016)


 

The Martian menceritakan kisah seorang Astronaut bernama Mark Watney bersama tim astronautnya dalam misi penjelajahan planet Mars. Baru beberapa hari tim penjelajah tersebut menjejak Planet Mars, tidak disangka badai pasir menyerang sehingga mereka harus membatalkan misi penjelajahan mereka dan meninggalkan planet tersebut. Nahasnya, Mark Watney dinyatakan tewas oleh tim kelompoknya karena serangan badai. Tidak ada status dan kabar, tim penjelajah meninggalkan Planet Mars dengan mental shock dan terguncang karena kehilangan rekan mereka.

Mark tertinggal sendirian di Mars, tidak ada sarana komunikasi ke Bumi, bahkan persediaan makanannya semakin menipis dan pasti akan habis sebelum tim penyelamat bisa menolongnya. Untunglah Mark memiliki mental yang kuat. Berbekal keterampilan teknis dan ilmu yang dikuasai olehnya – serta rasa humor untuk menjaga kewarasan dirinya – Mark memulai misi illegal bertahan hidup di Mars, menanam kentang untuk dimakan serta membuat rencana gila untuk menghubungi NASA di Bumi.

Andy Weir menulis buku ini dengan sangat pintar. Situasi yang terjadi di buku ini dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, menjadikan buku ini sebagai Best Seller yang telah diangkat ke layar lebar. Buku ini berisi berbagai macam teori yang selanjutnya dipraktikkan oleh tokoh Mark Watney untuk bertahan hidup di Mars. Selain itu penokohan para karakter juga berjalan dengan normal, tidak ada penokohan yang dipaksakan maupun dibuat-buat, bahkan dalam cerita ini tokoh Mark Watney yang selalu berpikir positif untuk bertahan hidup juga sempat digambarkan frustrasi dan putus asa dengan keadaan dirinya.

Bagi para penggemar Science Fiction, buku ini sangat direkomendasikan karena konten isinya sangat ilmiah. Akan tetapi buku ini tidak direkomendasikan untuk pembaca yang mengejar alur cerita untuk mengisi waktu luang. Meskipun teori ilmiahnya dapat dipertanggung jawabkan, akan tetapi alur ceritanya sangat sedikit bahkan hampir tidak terlihat dikarenakan buku ini lebih kearah penjelasan science bagaimana tokoh Mark Watney dapat bertahan hidup.

Meskipun begitu, buku ini layak dikonsumsi apabila pembaca ingin menikmati fiksi science fiction yang tidak terlalu berat. Saya pribadi menempatkan buku ini dalam salah satu koleksi favorit saya.

Advertisements

3 thoughts on “Si Penghuni Mars

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s