Roh dan Istirahat

A/N: Challenge dari OWOP yang tema ceritanya diambil dari kalimat dari buku apapun. Saya ngambil kalimat dari buku Supernatural: Bone Key, Dendam Terakhir Calusa. Kalau dalam ceritanya ada tulisan miring berarti kalimat itu diambil dari bukunya dan dijadikan ide cerita untuk fanfic ini. Sebenernya bukan penggemar Supernatural sih, cuma pingin aja bikin sesuatu dari buku ini makanya jadilah fanfic super gaje ini.

.

.

“Aku bertanya padamu, anak muda. Ini rumahku dan aku mau tahu apa yang kamu lakukan disini!”

Sam Winchester menganga. Well, dia memang selalu berurusan dengan hantu, roh, iblis bahkan malaikat dan dewa sepanjang hidupnya. Tapi baru kali ini Sam bisa melihat dengan jelas – yang artinya benar-benar jelas – sesosok roh penghuni rumah gelap dan kosong ini. Well, rumah kosong memang selalu gelap sih. Beda dengan kakaknya, Dean Winchester yang justru menatap roh itu dengan wajah yang tenang-tenang saja. Sam menebak ini bukanlah hal yang aneh untuk kakaknya. Mungkin kapan-kapan Sam harus menanyakan kenapa ada roh yang bisa terlihat terlalu jelas di dunia ini.

“Maafkan kami tuan…”

“Herland. Panggil aku Herland.”

Hantu Herland itu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Sam mengernyit, bagaimana caranya kau bisa berjabat tangan dengan hantu? Tapi Dean menerima uluran jabat tangan itu. Bisa dipastikan Dean tak akan pernah bisa berjabat tangan dengan Herland karena tangan hantu itu terus menembus tangan kakaknya. Dean memasang ekspresi ya-begitulah-kita-tak-bisa-bersalaman dan hantu bernama Herland itu terlihat kecewa.

“Jadi young men. Bisa kalian jelaskan kenapa kalian ada di rumahku?”

Sam menatap sekeliling rumah kosong yang bobrok itu. Sudah tidak pantas disebut rumah lagi karena rumah ini bergaya abad 19an dan kebanyakan rumah di lingkungan ini sudah ditinggalkan pemiliknya pada tahun 1920an.

“Hanya menumpang beristirahat sir. Kami dari tempat yang jauh dengan uang terbatas, jadi disinilah kami.”

“Jadi kalian seorang pejalan? Pengangguran kukira karena kalian terus berjalan tanpa memiliki uang sepeserpun.”

Telak. Jarang sekali seorang Dean Winchester mendapati dirinya tidak bisa berkata-kata. Bahkan Sam menganga mendengar cemoohan hantu itu. Sungguh hantu tidak sopan. Mereka punya pekerjaan kok. Mungkin memang bukan jenis pekerjaan yang normal – memburu roh, membunuh iblis, terkadang harus berurusan dengan malaikat – minus mereka dikejar-kejar agen FBI, tapi intinya mereka punya pekerjaan kan?

Dean mendengus. “Baiklah sir kukatakan padamu, aku dan adikku ini bekerja sebagai pengusir roh. Dan kulihat kau terjebak di rumah ini. Jadi begini saja, kalau kau mau membiarkan kami beristirahat disini maka akan kubuat kau bisa melanjutkan perjalananmu ke dunia sana dan tidak terjebak di tempat ini lagi.”

Herland menahan napas, tanda tertarik. Sam ingin meninju dirinya sendiri, hantu TAK BISA bernapas jadi hantu itu pasti tidak sedang menahan napas.

“Tapi kalau kau masih cerewet sir, aku dan adikku ini akan pergi dari sini dan kau bebas menghantui rumah ini semaumu!”

Dean bersiap-siap akan pergi dari rumah itu walau Sam tahu itu hanyalah pura-pura yang meyakinkan. Yang benar saja! Diluar sedang hujan deras dan Sam yakin Dean mana mungkin meninggalkan rumah bobrok itu hanya untuk bermalam di Impalanya. Tidur di mobil tidak begitu enak walau dibandingkan tidur di rumah yang bobrok sekalipun.

“Baiklah, baiklah young men. Kalian bebas tidur di rumah ini dengan syarat kalian akan membebaskanku dari rumah ini.”

Dean memasang wajah kemenangan.

“Tentu saja sir. Dimana anda dikuburkan?”

Little Church Abbey tiga blok dari sini.”

Sam mengangguk, “Tentu saja sir besok akan kami pastikan anda tidak berada di tempat ini lagi.”

“Baiklah young men, kalau begitu aku pamit dulu. Silahkan beristirahat dimanapun kalian mau di rumah ini.” Herland mengucapkan selamat tinggal dan kemudian menghilang.

Dean menghela napas lelah dan Sam menatap sekeliling rumah. Sungguh melelahkan harus berurusan dengan roh dan hantu kapanpun dan dimanapun tanpa hari libur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s