NHW #5 – Learning How To Learn

Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya

Pastinya kita udah gak asing lagi dengan istilah itu. Kalau dipikir secara logika, sejak kecil anak-anak diasuh oleh ibunya. Bukannya mau melupakan peran seorang ayah, tapi dominan ibulah yang akan berperan lebih banyak untuk mendidik anaknya, mengajarkan nilai agama dan moral, membangun mental anak dan sebagainya. Jadi sebenarnya istilah ibu sebagai sekolah pertama itu memang gak salah.

Mendidik anak adalah tugas yang berat, enggak bisa sembarangan aja dan langsung instan jadi layaknya masak mi instan. Ada proses yang perlahan, bahkan seumur hidup untuk mendidik anak-anak yang sholah-sholehah, baik dan membanggakan. Layaknya sekolah, ibu adalah sekolah seumur hidup bagi anak-anaknya. Bedanya kalau disekolah anak masuk pagi lalu pulang sore, tapi kalau di rumah 24 jam dalam satu pekan di satu tahun anak-anak menjadi tanggung jawab orang tua, khususnya ibunya.

Agar menjadi anak yang sholeh-sholehah sesuai dengan harapan keluarga, tentu saja diperlukan apa yang disebut desaign pembelajaran. Menurut sumber wikipedia desaign pembelajaran bisa diartikan sebagai prinsip penerjemahan dari pembelajaran dan instruksi ke dalam rencana untuk bahan-bahan aktivitas instruksional. Tujuannya adalah agar kegiatan pembelajaran lebih efektif dan efisien serta mengurangi tingkat kesulitan dalam proses pembelajaran. Umumnya desaign pembelajaran ini banyak digunakan dalam sistem pendidikan seperti sekolah maupun kampus, hanya saja kita mungkin lebih terbiasa melihat semua itu dalam bentuk buku raport yang selalu diberikan setiap akhir semester.

Memanfaatkan desaign pembelajaran sekolah kita bisa saja memanfaatkannya untuk pendidikan di rumah. Apalagi kalau dikatakan ibu itu adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Untuk di sekolah yang mempelajari ilmu pengetahuan saja digunakan prinsip desaign pembelajaran, apalagi bagi ibu yang akan mendidik anak-anaknya bahkan seumur hidupnya. Tentu akan lebih membutuhkan desaign pembelajaran.

Nah untuk pekan ini tugasnya disuruh membuat desaign pembelajaran. Dan setelah dicari kesana-kemari di internet, ternyata tugas kali ini agak berhubungan dengan ilmu psikologi pengajaran. Jadi tambah semangat untuk cari-cari ilmu yang satu ini, apalagi rencananya desaign ini akan saya gumakan untuk anak-anak saya kelak. Jadi bolehlah dicoret-coret sebentar untuk rencana pembelajaran anak-anak.

Setelah mencari-cari dan membaca-baca, untuk sementara saya akan menggunakan desaign pembelajaran dengan model Personel System Instructional atau bisa kita singkat PSI. Loh kok untuk sementara? Yah apapun kan bisa terjadi di masa depan nanti. Kalau misalnya saya menemukan desaign yang lebih baik kenapa enggak?

Jadi yang dimaksud dengan Personel System Instructional atau PSI ini adalah suatu sistem pembelajaran yang saling berkaitan antara instruksi, tugas, dan tingkat kemajuan anak dalam belajar. Dalam desain ini anak-anak sendirilah yang menentukan apa yang ingin dipelajari dan berapa lama pembelajaran tersebut. Orang tua mempunyai peran mendalam bahkan terlibat langsung dalam proses pembelajaran anak-anak serta dalam proses pembelajaran tidak dibatasi oleh waktu untuk memahami pembelajaran tersebut. Secara pengertian ilmiahnya kurang lebih seperti itu, tapi saya tidak akan menjelaskan lebih dalam mengenai desaign ini. Yang pertama karena saya bukan jurusan psikologi yang bisa saja saya salah tafsir. Dan yang kedua ini tugas NHW, bukan textbook kuliah 😛

Nah, kira-kira dengan menggunakan desaign PSI ini saya ingin menerapkan pembelajaran seperti ini ke anak saya.

Tema Yang Ingin Dipelajari

Sub Bab yang berhubungan Sumber Pembelajaran

Peranan Orang Tua dalam Pembelajaran

Agama a.       Tauhid kepada Allah

b.      Mengenalkan hukum halal dan haram

c.       Membiasakan Shalat, Puasa dan Sedekah sejak usia dini

d.      Mengajarkan Al-Quran

e.      Menceritakan kisah Nabi dan Rasul, Para Sahabat dan keluarga Rasul

1.       Buku

2.       Komik Islami

3.       Film

4.       Internet

5.       Sumber lain yang terpercaya

1.       Membimbing sekaligus mendampingi anak-anak di setiap pembelajaran sub bab yang berhubungan.

2.       Menjadi contoh bagi anak-anak untuk setiap sub bab pembelajaran

Moral a.       Tidak boleh berbohong

b.      Tidak boleh mencuri

c.       Tidak boleh mencela dan mencemooh

d.      Mengikuti nilai moral yang berlaku dalam masyarakat

1.       Buku

2.       Internet

3.       Sumber lain yang terpercaya

1.       Membimbing anak untuk selalu mengingat Allah dan takut kepada Allah

2.       Menjadi contoh yang baik  bagi anak dalam setiap sub bab pembelajaran

3.       Mendampingi anak dan menjelaskan apa saja yang boleh diikuti dan apa saja yang harus ditinggalkan

Fisik 1.       Membiasakan makan, minum dan tidur dengan sehat dan teratur

2.       Membiasakan berolah raga

1.       Buku

2.       Internet

3.       Sumber lain yang terpercaya

1.       Membimbing sekaligus mendampingi anak-anak di setiap pembelajaran sub bab yang berhubungan

2.       Menjadi contoh bagi anak-anak untuk setiap sub bab pembelajaran

Intelektual 1.       Mengenalkan buku atau bacaan yang baik sejak dini

2.       Membiasakan berpikir kritis sejak dini

3.       Melatih kemampuan berbicara dan bercerita di depan umum

4.       Melakukan berbagai hal untuk menemukan minat anak (mis: masak, membaca, menulis, olahraga)

1.       Buku

2.       Internet

3.       Sumber lain yang terpercaya

1.       Membimbing sekaligus mendampingi anak-anak di setiap pembelajaran sub bab yang berhubungan

2.       Menjadi contoh bagi anak-anak untuk setiap sub bab pembelajaran

3.       Mendorong dan menyemangati anak untuk berani di depan umum

Psikis 1.       Menumbuhkan sifat pemberani dan percaya diri

2.       Menghindari rasa takut yang berlebihan

3.       Menghindari pemanjaan yang berlebihan

4.       Menanamkan sifat sabar

1.       Buku

2.       Internet

3.       Sumber lain yang terpercaya

1.       Memperkenalkan anak untuk bersosialisasi dengan masyarakat, tidak hanya sekedar keluarganya saja

2.       Membiarkan anak untuk memikul tanggung jawab dan berlatih menjalankan tugas

3.       Membiasakan lembut, sabar dan tegas dalam mendidik anak

Sosial 1.       Penanaman dasar psikis yang baik

2.       Mengajarkan untuk menghormati hak orang lain

3.       Mengikuti norma sosial masyarakat

4.       Menghindari penyimpangan nilai sosial masyarakat

1.       Buku

2.       Internet

3.       Sumber lain yang terpercaya

1.       Membimbing sekaligus mendampingi anak-anak di setiap pembelajaran sub bab yang berhubungan

2.       Menjadi contoh bagi anak-anak untuk setiap sub bab pembelajaran

Untuk poin pembelajarannya saya nyontek dari kitab Tarbiyatu‘l-Aulad fi’l-Islam Jilid satu karangan Dr. Abdullah Nashih Ulwan. Maklumlah, belum punya anak makanya masih belum kepikiran apa aja yang harus diprioritaskan untuk diajarkan kepada anak-anak 😛 Tapi ini kitab yang bagus sebagai panduan pendidikan anak dalam Islam jadi buku ini insyaa Allah akan jadi salah satu buku refrensi saya untuk mendidik anak.

Supaya desaign pembelajaran ini makin naik tingkat keberhasilannya, tentu saja orang tua harus ikut nyemplung dengan anaknya dalam setiap pembelajaran itu. Dengan demikian maka diharapkan selain anak ikut belajar, orang tua juga makin punya kedekatan erat dengan anaknya sehingga bisa saling memahami satu sama lain. Sebenernya sih PSI ini masih punya poin lain untuk pembelajaran tapi saya bikin yang sekenanya dulu aja, sambil ngerevisi lagi desaign ini untuk kedepannya.

Hmmm….yah, untuk saat ini mungkin ini dulu kali ya metode pembelajarannya 😛 nanti sambil jalan sambil direvisi. Yang pasti ilmu agama yang harus pertama kali ditekankan di jiwa anak terlebih dulu. Kalau kata Albert Einstein science without religion is lame, religion without science is blind.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s